Puisi Romantis:Untukmu, Siti Puji Astutik, Wanita Bermata Bintang
Ilustrasi foto _Puisi Romantis:Untukmu, Siti Puji Astutik, Wanita Bermata Bintang Untukmu, Siti Puji Astutik, namamu seperti mantra yang kupeluk di dada malam, mengalir dalam nadi, menjelma bisikan tenang di antara ribuan detak waktu yang berisik dan retak. Kau wanita dengan mata berbinar, seperti gugusan bintang yang menolak padam— matamu tak sekadar menatap, tapi menuliskan puisi di ruang-ruang sunyi yang kusembunyikan. Dalam tiap senyummu, ada gugur hujan yang memilih jatuh perlahan di pelataran hatiku, lembut, tapi pasti menumbuhkan rindu seperti tunas kecil yang tak bisa lagi kubendung tumbuhnya. Kau bukan hanya cantik, kau adalah definisi dari sabar yang berjalan, dari luka yang memilih bangkit, dan cinta yang tak pernah meminta balas tapi selalu memberi cahaya. "Kau bukan hanya puisi, tapi pena yang menuliskannya. Bukan hanya malam, tapi rembulan yang memeluk gelapnya." Siti, jika dunia pernah mengecewakanmu, biarkan aku menjadi taman tempat kau berpijak, di m...