Aku Menyebut Namamu dalam Diam yang Paling Panjang

Aku Menyebut Namamu dalam Diam yang Paling Panjang
https://www.rumah123.com/panduan-properti/jenis-bunga-mawar/

https://www.rumah123.com/panduan-properti/jenis-bunga-mawar/
bukan dengan suara,
melainkan dengan detak
yang kupeluk diam-diam di dada.
Karena tak semua rindu
pantas diperdengarkan,
ada yang harus tinggal
sebagai rahasia paling setia.
Setiap malam,
aku belajar menyebutmu
tanpa memanggil,
mencintaimu tanpa memiliki,
dan menunggu tanpa berharap pulang.
Diam menjadi rumah
bagi perasaan yang tak tahu
harus ke mana lagi bersembunyi.
Aku pernah percaya,
bahwa cinta tak selalu meminta jawaban.
Ia cukup hidup
dalam doa-doa yang kusebut pelan,
agar Tuhan saja yang mendengarnya.
Sebab jika aku mengucap namamu keras-keras,
takut hatiku sendiri yang runtuh.
Di sela napas yang tertahan,
aku merapalkan namamu
seperti ayat yang tak selesai.
Ada getar yang tak berani jatuh,
ada luka yang memilih bertahan
karena takut kehilangan sisa kenangan.
Aku menyebut namamu
saat senja menggigil di ujung langit,
saat hujan turun tanpa alasan,
dan saat dunia terasa terlalu ramai
untuk sebuah perasaan yang sendirian.
Jika suatu hari
kau merasa dadamu hangat tanpa sebab,
mungkin itu rinduku
yang tak sengaja menemukanmu.
Bukan untuk dimiliki,
hanya untuk memastikan
bahwa aku pernah mencintaimu
dengan sepenuh diam
dan sepanjang waktu yang kupunya.
Karena mencintaimu
tak pernah butuh pengakuan,
cukup kesetiaan
untuk terus menyebut namamu
dalam diam yang paling panjang.
Komentar
Posting Komentar