Puisi:Kau Pergi, Tapi Namamu Masih Menetap di sini

Puisi:Kau Pergi, Tapi Namamu Masih Menetap di sini
freepik.com
 

Kau pernah datang dengan senyum sederhana,
membawa hangat yang tak mampu dilawan oleh dinginnya malam.
Aku menaruh percaya, menaruh cinta,
di sela detik yang perlahan berubah jadi harapan.

Namun kini, langkahmu menjauh.
Suaramu hanya gema yang tersisa di sudut ingatan.
Aku menatap jalan yang pernah kita lalui,
dan setiap bayanganmu masih menempel di dinding hatiku.

Kau pergi, tapi namamu tak pernah ikut bersama langkahmu.
Ia tertinggal di dadaku,
berdenyut bersama setiap helaan napas,
menjadi luka yang indah, sekaligus doa yang tak selesai.

Jika suatu hari kau kembali membaca mataku,
kau akan tahu,
aku masih menyebut namamu
meski hanya dalam diam yang bergetar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Pendek:Segitiga Mematikan

Puisi:Kenangan di Tepi Meja

Cerita Pendek:Lonceng Akhir