Ilustrsi foto_“Ketukan di Jendela, Doa di Dua Langit” Setiap malam, tepat pukul dua belas lewat tujuh menit, ada yang mengetuk jendela kamarku. Ketukan pelan, ritmis, seperti seseorang yang menghafal nada rahasia yang hanya dimengerti olehku—atau mungkin oleh hatiku. Dan anehnya, setiap kali ketukan itu terdengar, kau selalu hilang dari rumah. Aku duduk di ruang tamu malam itu, lampu sengaja kupadamkan agar suara-suara malam masuk tanpa filter. Kau berdiri di depan pintu, memakai jaket hitammu yang sudah usang, yang menurutmu membawa keberuntungan. “Aku keluar sebentar,” katamu. “Akan lama?” tanyaku. “Kau tahu jawabannya,” balasmu pelan. Aku menahannya. “Kau selalu pergi ketika jam menunjukkan angka yang sama. Kau selalu pergi ketika ketukan itu datang.” Kau menatapku lama. “Kau takut?” Aku menggeleng. “Aku rindu.” Kau tersenyum kecil—senyum yang dulu membuatku percaya bahwa cinta beda agama bisa diperjuangkan, bahwa dua keyakinan yang berbeda tetap bisa bertemu di satu ...
Ilusi Foto Cerita Pendek:Malam Minggu Terakir by screen https://www.freepik.com/free-ai-image/medium-shot-couple-holding-hands_72566735.htm#fromView=search&page=1&position=14&uuid=782187a8-878d-4d08-99ba-dd0348986a16 Malam itu udara terasa hangat, angin yang berhembus lembut mengiringi malam minggu yang tampak sempurna bagi Alif dan Dinda. Sepasang kekasih itu berjalan bergandengan tangan di sepanjang trotoar. Jalanan ramai dengan suara deru kendaraan, lampu-lampu kota bersinar terang, memantulkan kilauan ke kaca-kaca toko di pinggir jalan. "Aku senang kita bisa jalan-jalan malam ini," kata Dinda sambil tersenyum kecil, tatapan matanya penuh kehangatan. Ia menatap Alif dengan penuh kasih. Alif mengangguk, menggenggam tangan Dinda lebih erat. "Iya, setelah seminggu penuh kerja, rasanya ini adalah pelarian yang sempurna," jawabnya, bibirnya melengkung tipis. Matanya berkilat, menikmati momen itu seolah malam ini adalah milik mereka berdua saja. Namun, di ...