Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label konfikisrel

“Ketukan di Jendela, Doa di Dua Langit”

Ilustrsi foto_“Ketukan di Jendela, Doa di Dua Langit”   Setiap malam, tepat pukul dua belas lewat tujuh menit, ada yang mengetuk jendela kamarku. Ketukan pelan, ritmis, seperti seseorang yang menghafal nada rahasia yang hanya dimengerti olehku—atau mungkin oleh hatiku. Dan anehnya, setiap kali ketukan itu terdengar, kau selalu hilang dari rumah. Aku duduk di ruang tamu malam itu, lampu sengaja kupadamkan agar suara-suara malam masuk tanpa filter. Kau berdiri di depan pintu, memakai jaket hitammu yang sudah usang, yang menurutmu membawa keberuntungan. “Aku keluar sebentar,” katamu. “Akan lama?” tanyaku. “Kau tahu jawabannya,” balasmu pelan. Aku menahannya. “Kau selalu pergi ketika jam menunjukkan angka yang sama. Kau selalu pergi ketika ketukan itu datang.” Kau menatapku lama. “Kau takut?” Aku menggeleng. “Aku rindu.” Kau tersenyum kecil—senyum yang dulu membuatku percaya bahwa cinta beda agama bisa diperjuangkan, bahwa dua keyakinan yang berbeda tetap bisa bertemu di satu ...

Opini:Konflik Israel-Palestina: Lingkaran Kekerasan yang Tak Berujung

Opini:Konflik Israel-Palestina: Lingkaran Kekerasan yang Tak Berujung ilusi foto https://pixabay.com/id/photos/pria-bendera-palestina-merokok-6860636/ Konflik antara Israel dan Palestina telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade, dan sayangnya, tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Ini adalah salah satu konflik paling kompleks dan berdarah di dunia modern, mengakar pada sejarah panjang ketegangan, ketidakadilan, dan kekerasan. Namun, di balik kisah lama ini, terletak pertanyaan penting: Mengapa konflik ini terus berlanjut, dan siapa yang bertanggung jawab? Dari sudut pandang kemanusiaan, penderitaan rakyat Palestina sulit diabaikan. Mereka adalah korban langsung dari pendudukan, pengusiran, dan pembatasan yang ekstrem. Blokade Gaza yang dilakukan Israel telah menjadikan wilayah itu sebagai "penjara terbuka terbesar di dunia," di mana dua juta orang hidup dalam kondisi kemiskinan dan kekurangan yang mencekik. Blokade ini membatasi akses ke makanan, air bersih, da...